6 Hak dan Kewajiban Muslim atas Muslim Yang Lain

[ Nota Tarbawi ]

Tarikh : 22 April 2016

Tajuk : 6 Hak dan Kewajiban Muslim atas Muslim Yang Lain

——————————————–

Enam Hak dan Kewajiban Muslim atas Muslim yang lain berdasarkan hadis Sahih Muslim.

Rasulullah Saw bersabda: ”

“Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam: (1) Jika engkau bertemu dengannya, maka ucapkan salam, dan (2) jika dia mengundangmu maka datangilah, (3) jika dia minta nasihat kepadamu berilah nasihat, (4) jika dia bersin dan mengucapkan hamdalah maka balaslah (dengan doa: Yarhamukallah), (5) jika dia sakit maka kunjungilah, dan (6) jika dia meninggal maka hantarkanlah (jenazahnya ke kuburan).” (HR. Muslim).

———————————————

1. Mengucapkan salam.

Mengucapkan salam (Assalamu’alaikum = semoga Anda berada dalam keselamatan ) adalah sunnah yang sangat dianjurkan kerana ia merupakan penyebab tumbuhnya rasa cinta dan dekat hati kaum muslimin sebagaimana dapat disaksikan dan sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Saw:

“Demi Allah tidak akan masuk syurga hingga kalian beriman dan tidak beriman hingga kalian saling mencintai. Mahukah aku beritahukan sesuatu yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan rasa cinta di antara kalian?, Sebarkan salam di antara kalian” (HR. Muslim).

———————————————–

2. Memenuhi Undangan.

Misalnya seseorang mengundangmu untuk jamuan atau lainnya maka penuhilah dan memenuhi undangan adalah sunnah mu’akkadah dan hal itu dapat menarik hati orang yang mengundang serta mendatangkan rasa cinta dan kasih sayang. Dikecualikan dari hal tersebut adalah undangan pernikahan, sebab memenuhi undangan pernikahan adalah wajib dengan syarat-syarat yang telah dikenal.

“Dan siapa yang tidak memenuhi (undangannya) maka dia telah maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadith “jika seseorang mengundangmu maka penuhilah” termasuk juga undangan untuk memberikan bantuan atau pertolongan.

“Setiap mu’min satu sama lainnya bagaikan bangunan yang saling menguatkan satu dengan yang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim).

——————————————–

3. Memberi nasihat.

Iaitu jika seseorang datang meminta nasihat kepadamu dalam suatu masalah maka nasihatilah dia kerana hal itu termasuk agama sebagaimana hadits Rasulullah Saw:

“Agama adalah nasihat: Kepada Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya dan kepada para pemimpin kaum muslimin serta rakyat pada umumnya.” (HR. Muslim).

Jika seseorang datang kepadamu tidak untuk meminta nasihat, namun pada dirinya terdapat bahaya atau perbuatan dosa yang akan dilakukannya, maka wajib bagimu untuk menasihatinya walaupun perbuatan tersebut tidak diarahkan kepadamu, kerana hal tersebut termasuk menghilangkan bahaya dan kemungkaran dari kaum muslimin.

Jika tidak terdapat bahaya dalam dirinya dan tidak ada dosa padanya dan dia melihat bahwa hal lainnya (selain nasihat) lebih bermanfaat maka tidak perlu menasihatinya kecuali jika dia meminta nasihat kepadanya maka saat itu wajib baginya menasihatinya.

———————————————

4. Menjawab Hamdalah Saat Bersin: Yarhamukallah.

Sebagai rasa syukur kepadanya yang memuji Allah saat bersin. Jika dia bersin tetapi tidak mengucapkan hamdalah, maka dia tidak berhak untuk diberikan ucapan tersebut, dan itulah balasan bagi orang yang bersin tetapi tidak mengucapkan hamdalah.

———————————————

5. Menziarahinya saat sakit.

Hal ini merupakan hak orang sakit dan kewajiban saudara-saudaranya seiman, apatah lagi sekiranya yang sakit memiliki hubungan kekeluargaan, teman dan tetangga maka menziarahinya sangat dianjurkan.

Layak juga untuk mengingatkannya akan taubat dengan cara yang tidak menakutkannya, misalnya seperti berkata kepadanya:

“Sesungguhnya sakit yang engkau derita sekarang ini mendatangkan kebaikan, karena penyakit dapat berfungsi menghapus dosa dan kesalahan dan dengan kondisi ini engkau dapat meraih pahala yang banyak, dengan membaca zikir, istighfar dan berdoa”.

———————————————

6. Menghantarkan jenazah ke kuburan.

Hal ini juga merupakan hak seorang muslim atas saudaranya dan di dalamnya terdapat pahala yang besar.

“Siapa yang menghanntarkan jenazah hingga mensolatkannya maka baginya pahala satu qhirath, dan siapa yang menghantarkannya hingga dimakamkan maka baginya pahala dua qhirath”, beliau ditanya: “Apakah yang dimaksud qhirath ?”, beliau menjawab: “Bagaikan dua gunung yang besar“ (HR. Bukhari dan Muslim).

———————————————–

Selain keenam hak dan kewajiban di atas, masih banyak hak muslim atas saudaranya sesama Muslim. Akan tetapi kita dapat menyimpulkan semua itu dalam sebuah hadith Rasulullah Saw: “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya.”

Jika seseorang mewujudkan sikap ukhuwwah terhadap saudaranya, maka dia akan berusaha untuk mendatangkan kebaikan kepada semua saudaranya serta menghindar dari semua perbuatan yang menyakitkannya. Itulah indahnya Islam dan memberi kesan kepada kaum Muslim.

[ Majlis Tarbiah Dan Kepimpinan Nasional GAMIS]

Comments

comments

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enjoy this blog? Please spread the world!